Kasus Corona di DKI Melonjak, MRT Jakarta Kuatkan Prokes di Area Kereta dan Stasiun

Kasus Corona di DKI Melonjak, MRT Jakarta Kuatkan Prokes di Area Kereta dan Stasiun

Laporan harian kasus positif Covid 19 di DKI Jakarta terus melonjak selama satu pekan terakhir. Bahkan angka tambahannya tembus 5.582 kasus positif dalam sehari, pada Minggu (20/6/2021). Sehubungan dengan hal tersebut, PT MRT Jakarta minta kepada seluruh pengguna jasa tidak berbicara baik sendiri maupun dua arah selama di dalam kereta.

"Pengguna jasa juga diminta untuk tidak berbicara baik satu maupun dua arah selama berada di dalam kereta," kata Plt Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Ahmad Pratomo, dalam keterangannya, Senin (21/6/2021). Pembatasan jumlah penumpang juga tetap berlaku yakni maksimal 60 orang per gerbong atau 360 orang per rangkaian kereta. Bentuk pencegahan lainnya, MRT Jakarta secara berkala menyemprot disinfektan pada semua fasilitas yang digunakan mulai dari kereta hingga benda benda rawan sentuhan di area stasiun.

Pratomo juga menerangkan pihaknya memasang UVC yakni perangkat disinfektan dengan sinar UV di setiap ruangan. Tujuannya guna membunuh bakteri dan virus. Sistem touchless juga diterapkan untuk akses lift dan cashless untuk metode pembayaran kereta. "Dilakukannya Forced Fan setiap 15 30 menit sehari secara rutin untuk menjaga serta menjamin kebersihan udara di dalam kereta, pemasangan UVC yaitu perangkat disinfektan dengan sinar UV di setiap ruangan untuk membunuh bakteri dan virus, sistem touchless untuk penggunaan akses lift dan metode cashless dalam pembayaran," tuturnya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.