Berjalan-jalan ke Batu Cermin di Labuan Bajo

Berjalan-jalan ke Batu Cermin di Labuan Bajo

Wisata alam dengan hamparan pantai banyak disenangi orang. Salah satu destinasi wisata yang terkenal dengan keindahan pantainya adalah Labuan Bajo dan Lombok. Berbagai pesona pantai di sana sangat membuat hati terpikat dan memanjakan mata.

Selain pantai juga ada wisata lainnya seperti wisata batu cermin labuan bajo yang unik. Pantulan sinar surya menembus sela-sela pohon bambu berduri, yang biasa disebut masyarakat setempat dengan To’e. Tumbuh rapat di sepanjang jalan setapak sehinggamenghadirkan kesan kagum para wisatawan dalam perjalanan menuju Goa Batu Cermin.

Goa Batu Cermin berlokasi sekitar 20 menit dari pusat kota Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Tempat wisata ini menjadi salah satu obyek wisata yang gencar ditata pemerintah pusat dalam rangka mendukung pariwisata Labuan Bajo sebagai destinasi super premium.

Penataan Goa Batu Cermin masuk dalam program pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Labuan Bajo. Dilakukan dengan pembangunan sejumlah fasilitas seperti kantor pengelola, loket, kafetaria, area parkir, auditorium, pusat informasi, jalur treking, dan toilet.

Ada juga pembangunan amfiteater dan rumah budaya demi mendukung kegiatan seni dan budaya lokal di area Goa Batu Cermin. Selain itu tak jauh dari sana, hanya dengan 10 menit berjalan menyusuri jalan setapak yang dipenuhi pohon bambu berduri. Para wisatawan diarahkan oleh pemandu untuk mengunjungi obyek wisata Batu Payung yang terletak di sisi kiri jalan dengan berjalan sekitar kurang lebih tiga menit.

Setelah mengunjungi Batu Payung, wisatawan akan kembali menyusuri jalan setapak sekira 100 meter menuju Goa Batu Cermin. Goa Batu Cermin sendiri berada di dalam batuan kapur yang berdiri tegak, menjulang tinggi hingga 75 meter dengan lebar sekitar 300 meter persegi.

Goa ini berada dalam kawasan sekitar 19 hektare ini sebenarnya telah dibuka dan dijadikan sebagai kawasan wisata bagi masyarakat lokal sejak tahun 1985. Tetapi saat itu belum ada pungutan apapun bagi setiap wisatawan yang mengunjungi kawasan tersebut. Tetapi sejak tahun 1990, pemerintah daerah mulai menetapkan tarif masuk ke kawasan itu sebesar Rp2.000/orang.

Kemudian wisata ini semakin dikenal baik wisatawan lokal maupun mancanegara saat Pemerintah Indonesia menggelar Sail Komodo di Labuan Bajo. Semenjak itu lebih dari 100 orang wisatawan mengunjungi area wisata Goa Batu Cermin. Bahkan saat ini untuk mengunjungi obyek ini para pengunjung dapat memesan tiket secara daring.

Selain di Labuan Bajo, wisatawan juga bisa berwisata ke Lombok. Banyak travel wisata lombok yang menawarkan berbagai paket wisata menarik. Misalnya saja paket wisata 2 hari 2 malam ke Lombok dengan mengunjungi berbagai lokasi wisata yang seru. Para wisatawan juga akan dimanjakan dengan erbagai fasilitas akomodasi. Cocok sekali menjadi tujuan berlibur yang akan menghilangkan penat setelah bekerja.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.